Logo LENGARU.ID
Fitur Tutur Siar Ide
Haha Hihi Fest 2025 dan Upaya Menghadirkan Tawa untuk Semua

Haha Hihi Fest tak hanya diniatkan sebagai perhelatan terbesar, tapi juga sebagai panggung regenerasi komika di Palu.

Oleh Andi Baso Djaya
14 Oktober 2025 12:04 Tutur
Bagikan ke:

Memasuki tahun ke-13 eksistensinya, komunitas Stand Up Indo Palu terus menggeliat. Kondisi internal makin solid, regenerasi tumbuh, para komika rajin bikin pementasan dengan beragam terobosan, dan terpenting lagi; tahun ini mereka kembali menghelat Haha Hihi Fest.

Seperti komunitas induknya—Stand Up Indonesia—yang menjadikan Stand Up Fest sebagai puncak acara komunitas terbesar, Stand Up Indo Palu meniatkan hal serupa untuk Haha Hihi Fest. Menjadi hajatan terbesar bagi penikmat dan pelaku komedi tunggal di Kota Palu.

Acara yang memasuki edisi kedua ini dijadwalkan berlangsung 18 Oktober 2025 di Jodjokodi Convention Center, Jalan Prof. Moh. Yamin, Palu Selatan. Para pengisinya tak kalah mentereng dibandingkan edisi pertama. Pada fase awal, akun Instagram Stand Up Indo Palu dan Haha Hihi Fest langsung mengumumkan Arif Brata dan Fajar Nugra sebagai penampil utama usai menyelenggarakan konferensi pers di Cousin Project, Jalan Tinombala, Besusu, Palu Timur (21/8/2025).

Arif, komika asal Makassar, sering berseliweran di kanal media sosial dengan beragam unggahan konten komedinya yang viral. Sosok berjuluk “rektor akademi FYP” ini juga dinobatkan sebagai Komika Terpilih dalam penyelenggaraan Anugerah Komedi 2025. Sementara Fajar yang asal Bogor jadi makin terkatrol popularitasnya usai membintangi KKN di Desa Penari. Film Indonesia dengan perolehan 10 juta penonton.

Berselang sebulan, Haha Hihi Fest mengumumkan lagi Mongol Stres dan Cing Abdel sebagai penampil tambahan. Formasi makin komplet dengan kehadiran para komika asal Palu, ada Yudha Prawira, Hamdan Hamid, Dino Nyong, Akmal Hai, dan Sir Ecang. 

Selain panggung utama di dalam gedung, sejumlah aktivasi di luar gedung juga akan dihadirkan. Pendeknya Haha Hihi Fest 2025 diniatkan menjadi panggung kebahagiaan dan tawa untuk semua penonton yang hadir. 

Mendekati hari-H, persiapan menuju acara makin intens dilakukan. Para komika anggota komunitas Stand Up Indo Palu gotong royong membantu penyelenggaraan acara. Bahkan Yudha dkk. yang notabene talenta pengisi acara bersedia rangkap jabatan mengisi posisi dalam kepanitiaan acara.

“Saya dengan Akmal merangkap sebagai narahubung. Dino sama Ecang mengurusi konten promosi bersama. Sedangkan Hamdan jalan mencari sponsor dengan Rendi Brendy yang juga merangkap sebagai project manager acara ini,” ungkap Yudha saat kami temui di Sub Plaza, Sabtu (11/10/2025) petang. Berikut isi lengkap percakapan kami.

Yudha Prawira saat menjadi pembuka tur stand up comedy Mongol di Palu tahun 2022 (Sumber: Stand Up Indo Palu)

Mekanisme pemilihan local guest seperti apa?

Kalau yang sekarang ini, Rendi langsung merekomendasikan dua nama; Dino dan Hamdan. Alasannya karena dua orang komika ini sebenarnya sudah bisa menjadi andalan komunitas Stand Up Indo Palu. Hanya saja mereka belum pernah dapat kesempatan tampil di panggung utama. 

Sedangkan tiga komika sisanya itu kami putuskan melalui diskusi. Kami tanya siapa yang siap tampil? Ternyata banyak yang siap. Berhubung butuhnya cuma tiga orang, keputusan akhirnya menggunakan pemilihan suara terbanyak. Maka terpilih nama-nama komika yang sekarang ini. 

Apa alasannya menggunakan metode tersebut?

Agar semua anak komunitas, bahkan yang baru masuk, jadi punya kesempatan yang sama. Harapannya mereka juga makin termotivasi untuk rajin menulis materi bit komedi supaya bisa tampil di Haha Hihi Fest.

Mereka yang sudah pernah tampil di Haha Hihi Fest 2023 juga berinisiatif memberikan kesempatan kepada komika lain. Tahun ini mereka ikut membantu di belakang layar. Nanti giliran kami yang tampil tahun ini membantu di belakang layar saat acara Haha Hihi Fest berikutnya.

Haha Hihi Fest dimaksudkan sebagai apa?

Kami ingin agar tujuan utama teman-teman komika di Palu ini adalah bisa tampil di atas panggung utama acara ini. Tidak usah terlalu jauh seperti Ichal Kate dan Oki DM yang tampil di SUCI atau SUCA. Haha Hihi Fest saja jadi goal terdekat. 

Kami melibatkan juga teman-teman komika yang baru bergabung dalam komunitas ini untuk membantu di belakang layar. Agar mereka bisa melihat dan merasakan atmosfer sebuah acara stand up comedy.

Secara personal, apa yang bikin yakin untuk siap untuk tampil tahun ini?

Yang pertama, karena saya tidak puas dengan penampilanku di Haha Hihi Fest sebelumnya. Berhubung waktu itu saya di luar Palu, jadinya saya tidak merasakan hype menuju puncak acaranya. Saya cuma datang tampil pas hari H, jadi tidak seseru sekarang.

Saya juga mau membawa keresahan yang baru. Kalau dulu materi komediku tentang keresahan masa pacaran dan jadi anak kuliahan, sekarang saya sudah menikah dan punya anak. Jadinya ada sudut pandang berbeda.

Berarti empat komika lokal yang lain juga diharuskan membawa materi-materi komedi baru?

Kalau arahannya Rendi wajib membawakan materi-materi baru. Perbandingannya 70 persen harus materi baru, 30 persen sisanya bisa materi lama. Sebenarnya menurutku materi lama atau baru itu tidak ada ukurannya. 

Misalnya ada materi komedinya kita yang sudah lama, tapi kalau kita kembangkan sehingga bisa tetap kontekstual saya menganggapnya itu bisa menjadi materi baru. 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by INFO EVENT PALU (@infoeventpalu)

Persiapan Haha Hihi Fest 2025 kalian mulai sejak kapan? 

Kami persiapan sejak akhir Juli. Awalnya kami duduk bersama menyatukan isi kepala. Setelah semua yakin bisa, kami mulai bikin konsepnya. Setelah itu kami coba menentukan komika yang menjadi bintang tamu. Coba hubungi satu per satu guest star, sambil mencocokkan jadwal penyelenggaraan dengan waktu kosongnya mereka. Ketemunya Oktober. Sempat ganti tanggal. Awalnya mau bikin awal Oktober, tapi akhirnya sepakat jadi 18 Oktober. 

Sejak awal Stand Up Indo Palu meniatkan acara ini hadir dua tahun sekali? 

Sebenarnya tahun lalu kami kepikiran mau bikin. Lantaran kami merasa pesta politik terlalu mengambil perhatian semua orang, niat itu kami urungkan. Akhirnya kami genjot tahun ini.

Arif Brata sejak awal sudah kalian incar menjadi bintang tamu?

Iya, selain karena dia sering viral dengan segala konten-kontennya di media sosial, kami para komika juga penasaran dengan gejolak waktu dia jadi penutup acara Stand Up Fest tahun ini yang banyak saksi mata bilang pecah sekali. 

Lalu apa pertimbangan mengundang Fajar Nugra?

Komika yang sama sekali belum pernah kami nonton langsung penampilannya menjadi salah satu alasan dalam mengundang guest star. Kami penasaran juga, kan, mau menonton.

Selain belum pernah tampil di Palu, sosok Fajar Nugra kami rasa sangat menjual karena dia salah satu yang terlibat dalam film KKN di Desa Penari. Itu film yang jumlah penontonnya 10 juta. Termasuk di Palu kemarin ramai penontonnya.

Bagaimana dengan pemilihan Mongol dan Cing Abdel? 

Mongol sebenarnya juga sudah kami targetkan sejak awal. Walaupun dia sudah beberapa kali tampil di Palu, tapi sosoknya tetap punya magnet khusus. Ada pangsa pasar tersendiri. Beberapa waktu lalu bahkan ada yang mengaku dari Manado menanyakan penjualan tiket on the spot. Katanya dia mau datang ke Palu khusus menonton Mongol.

Nah, Cing Abdel itu kami dapat tawaran dari manajemennya. Soalnya beliau ada jadwal mengisi acara di Palu tanggal 16 Oktober. Setelah kami rasa cocok, tawaran itu kami ambil. Ketambahan Cing Abdel sebagai penampil secara otomatis juga menambah pangsa pasar acara ini. Umur-umur yang 30-an dan 40-an ke atas jadi tertarik juga mau menonton.

Progres Haha Hihi Festival 2025 sejauh ini apa ada kendala?

Alhamdulillah jalannya lancar. Aman. Hampir tidak ada kendala berarti. Beberapa sponsor juga sudah masuk. Penjualan tiket sedang berjalan terus. Produksian juga sudah kami urus. Eksekusinya nanti pas H-3 acara.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Stand Up Indo Palu (@standupindo_palu)

Regenerasi komika di Palu berjalan bagus?

Justru sekarang menurutku teman-teman di Palu lagi tertarik dengan dunia stand up comedy. Ada beberapa wajah-wajah baru yang rutin ikut open mic. Awalnya kami pikir cuma muncul satu kali, ternyata pekan-pekan berikutnya mereka tetap hadir. 

Secara umur dan latar belakang pekerjaan mereka juga beda-beda. Ada yang pegawai negeri, ada alumni pesantren yang sekarang menjadi imam masjid, ada lagi sopir mobil distribusi es batu, bahkan tempo hari ada anggota polisi yang ikut open mic pas kami bikin Jumat Nongiri.

Bagaimana dengan apresiasi penonton?

Secara umum menurutku acara stand up di Palu juga sudah terbentuk pangsa pasarnya. Itu dibuktikan dengan kitorang ini, kan masing-masing sudah bikin special show sendiri. Walaupun 50, 60 orang, tetap ada penontonnya. Tinggal bagaimana kami menjaga dan memperluas market penonton itu.

Komunitas Stand Up Indo di Sulteng ada berapa yang aktif?

Palu sama Morowali sekarang yang aktif. Makanya untuk acara Haha Hihi Fest 2025, semisal ada teman-teman dari komunitas Stand Up Indo Morowali mau datang, kami sediakan free pass untuk mereka. Soal tempat menginap, banyak teman-teman komunitas di Palu bersedia menampung.

Ada syarat khusus jika ingin bergabung dalam komunitas Stand Up Indo Palu? 

Simpel sebenarnya. Langsung datang gabung saja. Biasanya kami kumpul, di luar Haha Hihi Fest atau pas ada event, dua kali seminggu. Hari Jumat pas ada Jumat Nongiri dan Selasa saat kami bikin acara sharing komunitas. Isinya biasanya saling membahas materi-materi komedi. Anak-anak di komunitas terbuka dan senang melihat ada orang baru datang bergabung. Karena pasti ada sudut pandang baru lagi.

Bagaimana perasaanmu setelah membaca artikel ini?
Suka
5
Jatuh cinta
3
Lucu
0
Sedih
0
Kaget
0
Marah
0
REKOMENDASI