Logo LENGARU.ID
Fitur Tutur Siar Ide
Bank Sulteng Menetapkan Sejumlah Keputusan Strategis dalam RUPS LB

Ada perubahan komposisi pemegang saham dalam tubuh PT Bank Sulteng. Keputusan itu diumumkan saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. 

Oleh Advertorial
13 Agustus 2026 21:52 Siar
Bagikan ke:

PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) menetapkan sejumlah keputusan strategis dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB), Rabu (12/8/2026). Kegiatan berlangsung di Hotel Best Western Plus Coco Palu, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Birobuli Utara, Palu Selatan.

Salah satu keputusan penting dalam RUPS LB tersebut adalah perubahan komposisi pemegang saham seturut masuknya Koperasi Karyawan Bank Sulteng.

Berdasarkan komposisi terbaru, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tetap menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 30,04 persen. Menyusul kemudian PT Mega Corpora sebesar 26 persen dan Pemerintah Kabupaten se-Sulteng berdasarkan setoran modal masing-masing. Sementara Koperasi Karyawan Bank Sulteng memiliki porsi saham 0,57 persen.

“Masuknya koperasi karyawan ke dalam struktur pemegang saham dinilai menjadi bagian penting dari perkembangan kelembagaan Bank Sulteng. Langkah tersebut sekaligus mencerminkan adanya partisipasi unsur internal perusahaan dalam kepemilikan perseroan,” sebut Erwanda Nurul M., Humas PT Bank Sulteng, dalam keterangan persnya.

Struktur kepemilikan saham baru ini menunjukkan karakter sebuah bank pembangunan daerah. Pemerintah daerah masih punya kepemilikan mayoritas saham dengan penyertaan modal dari pihak lain dan partisipasi koperasi karyawan.

Direktur Utama Bank Sulteng Hj. Ramiyatie saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (12/8/2026) | Sumber: PT Bank Sulteng

Selain menetapkan perubahan struktur kepemilikan, RUPS LB juga menyetujui pembelian tanah seluas 8.026 meter persegi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Palu. Lahan yang terletak di samping Gelora Bumi Kaktus ini diproyeksikan untuk pembangunan Kantor Pusat PT Bank Sulteng.

Keputusan tersebut menjadi bagian dari langkah penguatan infrastruktur dan fondasi kelembagaan Bank Sulteng dalam mendukung pengembangan bisnis serta peningkatan kualitas layanan perbankan pada masa mendatang.

Dalam RUPS LB, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan sejumlah calon pengurus perseroan. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola dan penyesuaian dengan ketentuan regulator.

Mereka adalah Nolvy Kilanta sebagai calon Komisaris Independen, Firmansyah Azis sebagai calon Direktur Bisnis, Isdar E. Burhanuddin sebagai calon Direktur Operasional, Muh. Abduh Bundung sebagai calon Direktur Operasional, dan Moh. Taslim sebagai calon Direktur Bisnis.

Penetapan calon pengurus dilaksanakan sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku di industri perbankan.

RUPS LB juga menyetujui penyesuaian periode masa jabatan pengurus sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.

Manajemen Bank Sulteng mengharapkan berbagai keputusan strategis hasil RUPS LB semakin memperkuat tata kelola serta fondasi kelembagaan perseroan.

Dengan dukungan seluruh pemegang saham, Bank Sulteng berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, memperkuat fungsi intermediasi, menjaga penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Langkah tersebut juga diharapkan memperkuat peran Bank Sulteng sebagai lembaga intermediasi yang mampu menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat secara optimal untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pembangunan di Sulawesi Tengah.

Bagaimana perasaanmu setelah membaca artikel ini?
Suka
0
Jatuh cinta
0
Lucu
0
Sedih
0
Kaget
0
Marah
0
REKOMENDASI